Selasa, 28 September 2010

perbedaan sistem operasi windows dan sistem operasi liinux

Setelah mengetahui windows dan linux darii berbagai sisi, sekarang kita bisa menganalisis kekurangan dan kelebihan dari keduanya. Berikut ini adalah mengenai kekurangan dan kelebihan dari sistem operasi windows dan linux:
1. Windows
a) Kelebihan :
- user friendly, ini disebabkan windows memang didesain agar user mudah
untuk mengoperasi kan windows.
- Aplikasi dan software banyak dipasaran,banyak software software yang
kompatibel dengan windows
- Lebih mudah mencari teknisi jika terjadi crash, karena banyak teknisi yang
mengerti sistem opersi windows
b) Kekurangan :
- biaya lisensi yang cukup mahal, Windows XP berharga sekitar US$300.
- Tingkat keamanan yang kurang karena banyak karena jumlah virus yang
dapat merusak windows sangat banyak.

- Jika ada celah dalam windows, konsumen hanya bisa menunggu pihak dari microsoft menutup celah tersebut, hal disebabkan karena windows bersifat closed source.
- Perkembangan lambat, karena rilisnya produk baru tergantung dari pihak
microsoft.
2. Linux
a) Kelebihan :
- open source, tidak berlisensi dapat dikembangkan oleh siapa saja tentu
yang mengrti soal linux (tingkat advanced).
- Sedikitnya virus yang berkembang di linux membuat sistem operasi ini
memiliki tingkat kemanan yang ckup tinggi.


- Perkembangan linux sangat cepat, jika kita lihat dalam paper ini linux lebih banyak karena dalam satu tahun saja linux dapat merilis lebih dari satu sistem operasinya yang terbaru.
b) Kekurangan :

- susah mencari teknisi jika terjadi crash, karena tidak begitu banyak orang yang mengerti linux bila dibandingkan dengan windows. Namun saat ini sudah banyak orang yang beralih ke linux.
- Tidak user friendly, karena tampilan yang sulit dimengerti oleh user.
- Banyak software/aplikasi yang tidak kompatibel dengan windows.
Berikut ini adalah tabel perbandingan antara sistem operasi windows dan linux :






Setelah kita mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing sistemoperasi windows dan linux, pilihan ada di tangan end user, mana yang baik dari kedua sistem operasi tersebut. Menurut itu semua adalah subjektif, kedua-duanya tentunya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Penggunaan sistem operasi windows dan linux juga sesuai dengan kebutuhan nya. Tidak mungkin untuk pembelajaran sekolah dasar sampai menengah menggunakan sistem operasi linux. Untuk tingkat pendidikan sekolah dasar dan menengah saya rasa siswa-siswa belum sanggup untuk menerima linux. Dan sebaliknya untuk perguruan tinggi sebaiknya menggunakan linux, begitu juga diperkantoran. Karena dengan linux yang bersifat open source perkantoran dapat menghemat budget, hal ini dikarenakan perkantoran menggunakan jumlah pc yang banyak dalam setiap kantornya. Sedangkan untuk perguruan tinggi sangat bermanfaat sebagai pembelajaran sistem operasi yang lebih adavanced. Selain itu dengan menggunakan linux mahasiswa diharapkan dapat menciptakan inovasi linux nya sendiri karena linux bersifat open source siapa saja dapat mengembangkannya. Semua pilihan tergantung kepada kita sebagai end user. Jadi, manakah yang lebih baik? Windows atau linux? Jawaban nya adalah subjektif

Sabtu, 25 September 2010

sistem keamanan windows n linux

Microsoft baru-baru ini merilis utama gerak Windows 7, beberapa orang mengatakan Linux sebagai Windows, mengapa hal ini terjadi? Ini argumen pada akhirnya tidak ada alasan Tapi beberapa orang bisa menjawab dengan mudah?. Ke sini untuk bicara tentang perbedaan antara kedua!

1. Alat patch lebih unggul manajemen:

Microsoft Windows sistem, pembaruan otomatis hanya akan memperbarui yang disediakan oleh komponen resmi Microsoft. Aplikasi pihak ketiga belum diperbaiki. Dengan demikian, aplikasi pihak ketiga yang dapat membawa sistem anda untuk membawa banyak bahaya yang tersembunyi. Anda menggunakan pemain pemain Real? Anda perlu meng-upgrade sendiri. Penggunaan Flash? Anda masih harus upgrade terpisah. Dan seterusnya, untuk semua aplikasi pada komputer Anda, Anda perlu secara teratur untuk setiap individu untuk memperbarui upgrade software. Metode ini sangat membosankan dan menjengkelkan, namun sebagian besar pengguna akan segera melupakan karya ini pergi.

Dalam sistem Linux, ketika Anda memperbarui sistem secara otomatis ketika sistem juga akan meng-upgrade semua perangkat lunak. Dalam sistem Ubuntu, perangkat lunak yang Anda akan muncul dalam program sistem penyimpanan yang diperlukan untuk meng-upgrade, Anda hanya perlu sedikit tikus ringan. Dalam distribusi Linux lain, jika perangkat lunak dan prosedur tidak muncul dalam sistem gudang, untuk menambahkan sangat mudah. Desain ini sangat meningkatkan pengguna update real-time dari inisiatif.

2. Lebih kuat pengaturan default:

Sistem Linux dirancang oleh alam sistem operasi multi user. Oleh karena itu, bahkan jika pengguna ingin melakukan sabotase, file sistem yang mendasari akan tetap dilindungi. Jika dalam keadaan yang sangat menguntungkan, memiliki kode berbahaya jauh untuk dieksekusi dalam sistem, merugikan juga akan dibatasi untuk kecil lokal.

Dalam kontras dengan sistem Microsoft Windows XP. Di sini, pengguna akan default ke login administrator sistem, yang terjadi dalam sistem untuk kerusakan apapun, dengan cepat akan menyebar ke seluruh sistem. baru Microsoft Windows Vista pengaturan sistem default memungkinkan pengguna untuk login dengan user yang terbatas, sehingga sedikit lebih dari pendahulunya.

3. Modular desain:

Linux menggunakan sistem desain modular. Ini berarti bahwa, jika tidak, Anda bisa salah satu komponen sistem untuk menghapus. Salah satu manfaat darinya, jika pengguna merasa bagian dari sistem Linux tidak, dia dapat dihapus komponen ini. Hal ini untuk sistem Windows, adalah cukup luar biasa. Sebagai contoh, jika saya merasa sendiri untuk sistem Linux mereka, browser Firefox adalah link paling lemah, saya bisa menghapusnya dan ganti dengan browser lain, seperti Opera. Misalnya dalam sistem Windows, bahkan tidak puas kembali, aku tidak bisa menggantikan browser Microsoft Internet Explorer.

4. Lebih baik lagi, yang "nol-hari serangan (serangan zero-day)" Pertahanan Tools

Bahkan jika Anda dapat memastikan sistem anda diperbarui secara real time, ini tidak merupakan salah serangan Zero-hari! (Serangan zero-day, mengacu pada produsen perangkat lunak merilis update untuk mengatasi kerentanan sebelum patch, yang pertama untuk mengeksploitasi serangan serangan) semakin merajalela. Selain itu, penelitian survei juga menunjukkan: Untuk penyerang, mereka hanya perlu waktu enam hari untuk Chu Ma Dai untuk kerentanan terhadap serangan berbahaya, Er perusahaan produksi perangkat lunak yang membutuhkan Que Duo Hua Fei waktu lebih lama sebelum update sesuai 推出patch. Oleh karena itu, strategi bijak dalam pertahanan serangan zero-day kritis. Microsoft Windows XP tidak menyediakan seperti mekanisme pertahanan. Vista sistem baru, sebuah negara dalam modus perlindungan, walaupun tingkat tertentu, tapi hanya browser Internet Explorer terhadap serangan memberikan perlindungan terbatas.

Sejalan dengan itu, tidak peduli apa pun jenis serangan kode remote control, AppArmor atau SELinux, sistem ini dapat memberikan perlindungan rinci dan komprehensif. Lebih dan lebih utama distribusi Linux, dalam sistem yang terintegrasi secara default AppArmor (misalnya, SuSE, Ubuntu Gutsy) atau SELinux (Fedora, Debian Etch, Yellow Dog). Bahkan untuk rilis lainnya, pengguna dapat dengan mudah dan dari dua set perangkat lunak.

5. Buka kerangka sumber:

Dalam sistem Linux, waktu ketika datang ke sistematis, dengan "Apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan" ini kalimat untuk menjelaskan, yang paling pas cukup. Open source berarti bahwa setiap kerentanan perangkat lunak yang mungkin akan "banyak mata" melihat dan diperbaiki secepat mungkin. Lebih penting lagi, itu juga berarti bahwa, di mana tidak ada langkah-langkah perbaikan yang tersembunyi. Sebagai pengguna, selama Anda ingin, Anda dapat menemukan masalah-masalah sistem dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menangani potensi ancaman, bahkan saat ini kerentanan belum diperbaiki.

Di dunia Windows, di antara mereka, banyak masalah sedang ditutup-tutupi. kelemahan yang ditemukan dalam perangkat lunak Microsoft, tidak dikenal oleh dunia luar, dan mereka hanya ingin paket upgrade sampingnya untuk diam-diam patch di atasnya. Meskipun hal ini dapat berupa jumlah perangkat lunak open **** kurang, dan biarkan beberapa **** tidak akan menggunakan skala besar, tetapi praktik ini juga menipu mata user. Disebabkan hasil ini ya, pengguna Kenengbukuai Jiji pasangan De Ji Tong untuk Shengji, karena dia tidak bisa sistem Cunzai ** Ziji apa jenis Yijizhexie ****, **** ukuran kerusakan, tetapi hasilnya akan menjadi korban dari serangan berbahaya.

6 Beragam sistem. Lingkungan:

lingkungan sistem Windows dapat dikatakan bahwa keseragaman. Ini konsistensi besar bagi penyerang dalam penyusunan kode berbahaya mereka, virus atau hal-hal lain seperti ini menjadi berguna ketika. Sebaliknya, melihat sistem Linux di dunia. Di sini, aplikasi dapat. deb,. rpm, atau kode sumber, dan lain sebagainya dan sebagainya. Perbedaan tersebut menyulitkan penyerang yang berada di sistem Linux sebagai ekstensif sebagai efek sistem Windows.

Sabtu, 14 Agustus 2010

Perbedaan HACKER dan CRACKER

Sejarah Hacker dan Cracker

Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini 'cracker' dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak
bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Pengertian Hacker dan Cracker

1. Hacker

Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet. Sebagai contoh : digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer. Digigumi ini menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya, game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak. Hacker disini artinya, mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh developer game. Para hacker biasanya melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata - rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki hacker. Tugasnya yaitu untuk menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan pihak luar "cracker", menguji jaringan dari kemungkinan lobang yang menjadi peluang para cracker mengobrak - abrik jaringannya, sebagai contoh : perusahaan asuransi dan auditing "Price Waterhouse". Ia memiliki team hacker yang disebut dengan Tiger Team. Mereka bekerja untuk menguji sistem sekuriti client mereka.

2. Cracker

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.

Hirarki / Tingkatan Hacker

1. Elite

Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.

2. Semi Elite

Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.

3. Developed Kiddie

Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

4. Script Kiddie

Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

5. Lamer

Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.

Kode Etik Hacker

1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.

2. Semua informasi haruslah FREE.

3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.

4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi, dll.

5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.

6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.

7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.

8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.

9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.

10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.

Cracker tidak memiliki kode etik apapun.

Aturan Main Hacker

Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:

· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.

· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.

· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.

· Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.

· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.

· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.

· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.

· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.

· Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.

· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.

Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.

Sebagai user komputer , tentu kita pernah mendengar istilah Hacker dan Cracker ? Weleh-weleh, apakah itu sejenis makanan atau apa ?
Apa dan siapakah mereka? Sepintas, mungkin kita suka menyamaratakan antara Hacker dan Cracker tersebut, padahal ada perbedaannya lho, walaupun sedikit, tapi tetap ada bedanya (maksa) hi..hi..hi..

Baiklah untuk menyingkat waktu, kita bedah satu-satu pengertian kedua julukan tersebut.

Hacker

Hacker adalah seseorang atau beberapa orang yang melakukan aktifitas hacking (pembobolan / memaksa masuk). Kalau aktifitasnya ada di dalam sebuah jaringan komputer , seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan bisa melakukan akses terhadap semua user di dalam sistem yang terhubung ke jaringan tersebut. Secara singkat, itulah definisi dari hacker.

Cracker

Cracker (bukan biskuit lho) adalah seseorang yang berusaha masuk ke dalam suatu jaringan komputer . Mereka melakukan pembobolan terhadap password dan security jaringan

Dari kedua definisi di atas, maka kita bisa menarik kesimpulan :

Persamaan Hacker dan Cracker :

Sama-sama melakukan aktivitas penyusupan terhadap jaringan. Keduanya berusaha untuk mendapatkan akses terhadap semua user di dalam jaringan tersebut.

Perbedaan Hacker dan Cracker :

1. Cracker biasanya bertujuan untuk melakukan pengrusakan, misalnya mengubah data pengguna, menyebarkan virus, menghapus data, bahkan mengubah tampilan situs (defacing).Cracker berkonotasi negative dibandingkan dengan Hacker.

2.. Hacker biasanya hanya menembus ke dalam jaringan dan memberitahukan bahwa ada kelemahan dalam jaringan yang sudah berhasil ditembusnya tersebut, agar dapat lebih disempurnakan lagi.